Mikro: Objectives and Market Structure

 Objectives and Market Structure

Tujuan dalam perusahaan adalah target khusus, terukur, dan berjangka waktu tertentu yang membantu perusahaan mencapai tujuan keseluruhan. Tujuan perusahaan sangat penting karena memberikan arahan kepada seluruh karyawan tentang pencapaian yang diinginkan. Tujuan yang efektif memiliki karakteristik SMART: Spesifik, Terukur, Dapat Dicapai, Realistis, dan Berjangka waktu tertentu.

Tujuan perusahaan dapat dibagi menjadi berbagai kategori, termasuk tujuan organisasi, pemasaran, sumber daya manusia, keuangan, dan operasional. Contoh tujuan perusahaan meliputi: meningkatkan penjualan, mengurangi biaya produksi, meningkatkan kualitas produk, dan memperluas pangsa pasar.

Tujuan dalam perusahaan adalah target khusus, terukur, dan berjangka waktu tertentu yang membantu perusahaan mencapai tujuan keseluruhan. Tujuan perusahaan sangat penting karena memberikan arahan kepada seluruh karyawan tentang pencapaian yang diinginkan. Tujuan yang efektif memiliki karakteristik SMART: Spesifik, Terukur, Dapat Dicapai, Realistis, dan Berjangka waktu tertentu.

Tujuan perusahaan dapat dibagi menjadi berbagai kategori, termasuk tujuan organisasi, pemasaran, sumber daya manusia, keuangan, dan operasional. Contoh tujuan perusahaan meliputi: meningkatkan penjualan, mengurangi biaya produksi, meningkatkan kualitas produk, dan memperluas pangsa pasar.

Tujuan Perusahaan

  • Profit: Maksimalkan laba, merupakan tujuan utama hampir semua perusahaan.
  • Survival: Kelangsungan hidup, terutama bagi perusahaan kecil atau dalam situasi krisis.
  • Growth: Pertumbuhan ekspansi melalui merger atau peningkatan pendapatan, meskipun bisa mengorbankan maksimalisasi laba.
  • Market share: Fokus pada pangsa pasar dapat menghasilkan keuntungan jangka panjang.

Struktur Pasar

Struktur pasar terbagi menjadi empat jenis, dengan penjelasan, contoh, jumlah perusahaan, diferensiasi produk, hambatan masuk dan keluar, serta peraturan harga:

1. Pasar persaingan sempurna (perfect competition) adalah pasar dengan banyak penjual dan pembeli serta produk homogen. Contoh pasar kompetitif adalah pasar produk pertanian seperti pasar buah dan sayuran lokal Hambatan masuk dan keluar rendah, dan jumlah perusahaan banyak. Harga ditentukan oleh pasar.

2. Monopolistik adalah pasar dengan banyak perusahaan kecil yang bersaing dengan produk yang hampir sama. Contoh perusahaan monopolistik adalah Starbucks. Meskipun ada banyak kedai kopi lainnya, Starbucks memiliki pengaruh besar dalam pasar karena mereknya yang kuat,  Hambatan masuk dan keluar rendah, dengan perusahaan sebagai penentu harga.

3. Oligopoli adalah pasar yang didominasi oleh beberapa perusahaan besar dengan produk serupa atau berbeda. Contohnya adalah supermarket dan industri telepon genggam. Hambatan masuk dan keluar tinggi, dengan tingkat diferensiasi produk yang tinggi.

4. Monopoli adalah pasar dengan satu produsen atau penjual yang menguasai pasar tanpa adanya pesaing. Contohnya adalah Pertamina dan PLN. Hambatan masuk dan keluar sangat tinggi, dengan perusahaan sebagai penentu harga.

Posting Komentar

0 Komentar